Pages

21 April, 2011

Mencoba Cita Rasa Bollywood

eitss eitss tsaaaahhh....crriingg criingg *kibas-kibas golok sambil ngupas bawang* Eits bukan Briptu 'Gila' satu itu yang akan saya bahas...kali ini saya ingin membeberkan Culinary Report bersama Aura, partner saya dalam mengerjakan tugas Mid Sejarah Asia. Kali ini tugas Mid untuk sejarah Asia khususnya Asia Barat dan sekitarnya, kami didaulat untuk mengerjakan video/foto/papper tentang Asian Heritage di Yogyakarta. Naaah, dendrit pada wajah-wajah yang haus akan kuliner kami ini langsung terhubung pada kumpulan impulse yang siap mengejutkan syaraf-syaraf yang tumbuh lebat di perut kami. Yup! Kami ingin menulis tentang laporan kuliner ke sebuah restauran India-Indonesia yang -katanya- pertama di kota kami, Colonial Cuisine. Umumnya makanan India yang dihidangkan meliputi makanan pokok yaitu nasi (biryani), roti (naan, papadum, chapati, dll), untuk pendampingnya ada kari, butter chicken, paneer tikka, samosa, gobhi aloo, kebab, raita (salad), dan lain-lain. Harga berkisar mulai 6.000 (untuk naan dkk) dan 22.500 (untuk makanan pendampingnya). Ada makanan yang bisa dinikmati 2-3 orang seperti Butter Chicken atau Mutton Rogan Josh, untuk harga menurutku cukup sepadan dengan rasa dan porsinya :9 heel lekker! 

12 April, 2011

short-interview with The Innocent Kid.

  Oi! Oi!... apa kabarnya saudara sebangsa dan setanah airrrr???
        Setelah sekian lama tidak menulis-nulis, this must be my 1st post on April. Sebetulnya sudah sedari kemarin-kemarin pengin banget ngepost sometimes, eh, something, tapi bingung mau nulis apa. Selain itu lagi nggak ada berita heboh, kecuali kisahnya tante Malinda, om Arifinto, dan Mas Norman yang semua sudah hafal dari prolog sampe monolog,eh epilognya. Naah, kali ini aku tertarik buat ngangkat satu profil temenku yang (buat aku) cukup polos ini, tapi sebetulnya aku juga nggak begitu dekat dengan dia.
        Dia ini nggak lain adalah temen sekampus, sejurusan, sekamar, sekelasku, namanya Ganang Nur Restu. Dia ini orang aseli Bantul, FYI: Bantul itu satu kabupaten yang ada di sebelah selatan Yogyakarta, gatau ya masuk daerah kota satelit atau sub-urban fringe, yg jelas (sebenernya) Bantul ini cukup maju dan eksis banget (ngarep dapet amplop dari Pak Idham Samawi, bupati bantul). 
Ganang

06 March, 2011

Jalan-jalan sendiri ke Makam Raja-raja Imogiri

hello blog!
Kembali lagi dengan laporan mini-vakansi saya...destinasi saya kali ini masih di daerah DIY aja kok, tepatnya di Makam Raja-raja Imogiri, Bantul, DIY. Sebenarnya keinginan untuk mengunjungi situs ini muncul setelah lahir kesadaran bahwasanya, masih cukup banyak tempat-tempat wisata di daerah saya sendiri yang belum pernah dikunjungi *tsaaaahh. Setelah Museum Ullen Sentalu, kini saya baru sadar kalau saya belum pernah ke Makam raja-raja di Imogiri. 
Well saya sudah mengajak ibu saya di awal pekan untuk pergi kesana di hari sabtu yang konon tanggal merah, dia langsung mengiyakan, tapi pada ujungnya saya tau ini bakal nggak jadi lagi. Setelah dia mendapat ajakan dari adiknya untuk menengok anaknya di perkemahan (keebtulan ibu adalah salah satu pegawai di sekolah sepupu saya ini), belum lagi paginya ibu hang out sama bapak entah yang kesekian kalinya ke daerah2 pascaerupsi Merapi. Saya sudah niatan berangkat sendirian juga nggak papa, toh masih didalam kota ini dan saya masih ada kendaraan. Teman dekat sudah saya ajakin, tetapi pasti ujung-ujungnya nggak bisa, seperti Jujux, Wipti, atau Hera:| 
Setelah tidur siang yang insidental *prettt, saya terbangun pukul 3 sore dan langsung siap2 berangkat. berbagai ekspektasi muncul di kepala saya, gimana nanti kalo nyampe sana tempatnya tutup?gimana kalo nanti bannya bocor, padahal saya mau nekat cuma bawa 5ribu, karena itu memang nominal terbesar yang ada di saku saya :| (setelah saya putuskan "mengutil" sejumlah uang dari amplop di laci kamar bapak yang entah itu uang apa, tapi kan ujung2nya tar dibalikin lagi hehhe...)
Tepat setengah 4-an, saya meluncur dengan Yamaha Vega berspion satu menuju Imogiri. Tempatnya cukup mudah dijangkau, ambil saja jalan arah Terminal Bus Giwangan lurus keselatan terus, mentok lalu mengikuti jalan sampai mentok lagi, udah deh nemu tempatnya :)

01 March, 2011

biar maksa yang penting posting

hello blog!
Long time no write huh?!
Kabar buruk sedang menimpa keluarga kami, sebuah monitor PC yang selama ini sering saya gunakan untuk berselancar di dunia maya sedang menjalani nasib na'asnya. Beberapa hari yang lalu sempat ada hujan besar disertai petir yang menyambar-nyambar, dan alhasil ada beberapa traffo listrik yang meledak di sekitar rumah saya. Ternyata tak hanya itu saja, monitor PC di rumah saya juga terkena sambaran gledek. Where were you Mr. Gundala the son of Petir while that horrible situation???Dan semalam monitor itu sudah dibawa si ahli  servis untuk dibetulin kerusakannya -______- 
Oke, jujur saya tidak akan membahas itu lebih jauh,nah, saya sekarang mau memposting foto-foto gila saya dan teman2 selama acara Konferesni Internasional yang beberapa waktu lalu menjadi proyek dosen kami.