Beberapa waktu lalu, seusai lunch di sebuah resto angkringan, aku dan pacar secara spontan dan nekat memutuskan untuk jalan-jalan ke sebuah tempat yang sebenarnya aku sendiri nggak tau dimana tempatnya (nah looohh). Posisi uang kami saat itu mepet banget: aku cuma punya 5000, tapi ternyata ada 1000 di saku, sedangkan pacar tidaklah membawa dompet namun mengantongi uang sejumlah 12000. Secara pengalaman kita sering bikin wacana jalan-jalan, tapi nggak pernah kejadian, maka hari itu pun ide gila muncul. Gimana kalau siang itu juga kita jalan ke air terjun yang ada di Girijati? Nggak peduli berapapun uang atau perbekalan yang dibawa. Kamipun sepakat. Tadinya saya ngusulin pulang aja dulu, ganti motor yang bensinnya penuhan gitu, secara waktu itu motorku bensinnya alakadar aja. Pacar menolak. Akhirnya kami memutuskan pergi dari angkringan sekitar pukul 2 siang. Nama Girijati muncul karena waktu itu aku sempat baca tulisan Bekabuluh mengenai tempat-tempat terpencil di Jogja yang punya spot menarik namun jarang tersentuh publik luas. Gobloknya, aku cuma ngasal nge-bookmark tanpa baca full artikelnya, dimana lokasinya, apa aja obyeknya, dan seberapa jauh tempatnya. Aku bilang aja ke doi kalo di Girijati itu ada air terjunnya, sesuai dari foto yang aku lihat di artikelnya Bekabuluh.
25 January, 2013
22 January, 2013
Hari ke-13: Menang (lagi)!
Nah, setelah sekian kali mencoba berbagai peruntungan, akhirnya pada kesempatan kuis terakhir ini saya menang (lagi)! Yah, meskipun sebagai penerima hadiah hiburan sih, keak keak :P
Thanks gue tau atas hadiah hiburan yang kini sudah sampai di tangan mulus aku! hahahahak
Jadi, kuis ini diadakan oleh BKKBN bekerjasama dengan Aliansi Remaja Independen beserta gue tau [dot] com, dimana mereka-mereka ini concern betul dengan persoalan remaja, kesehatan reproduksi, dan HIV & AIDS. Kita harus menjawab pertanyaan yang mereka berikan (multiple choices) dan lebih baik lagi jika kita jawab berulang-ulang sehingga kesempatan menang lebih besar. Nah, sayangnya aku hanya mencoba kuis beberapa kali sehingga belum berhasil mendapatkan hadiah utama seperti, mp3, flashdisk, moodem, hingga Ipad. Hadiah hiburannya sendiri terdiri dari goody bag, beberapa fact sheet soal kesehatan reproduksi, hiv & aids, tembakau, dan kehamilan tidak diinginkan, ada post card, kalender, notes, dan stiker :)
17 January, 2013
Hari ke-12: welkom vakantie!
Hidup itu pilihan.
Memilih antara: ngumpulin tegas telat atau dikumpul seadanya tapi tepat waktu. huuuf
hari terakhir ujian, teoriku habis (yay!) Hartelijk welkom, vakantie!
xoxo
*Aaahh...kartu perpustakaan saya masih ditahan. Belum bayar denda. delapan ribu. huuh.
Memilih antara: ngumpulin tegas telat atau dikumpul seadanya tapi tepat waktu. huuuf
Dan hari ini aku milih buat menyelesaikan semuanya. Setelah panik mencari pinjaman flashdisk, berpindah-pindah rental komputer untuk print tugas. ya, meskipun terlambat dan harus melobi assisten jurusan Antropologi. Aku tertolong berkat Gloria. Teman semata kuliah yang juga terlambat mengumpulkan tugas. Buat dirinya ini kali ketiga dia terlambat mengumpulkan tugas paper. Terimakasih Gloria, Terimakasih Tuhan, yang masih mengasihaniku.God bless Universe!
![]() |
| somewhere around the tea farm in Karanganyar, Central Java |
hari terakhir ujian, teoriku habis (yay!) Hartelijk welkom, vakantie!
xoxo
*Aaahh...kartu perpustakaan saya masih ditahan. Belum bayar denda. delapan ribu. huuh.
14 January, 2013
Hari ke-11: Regret
Akumulasi kejadian dalam dua hari ini membawa banyak penyelasan, pun pelajaran bagi kami berdua. Banyak peristiwa yang telah kami alami dan [masih] kuyakini sebagai bagian dari sebuah proses belajar. Aku menghargai itu. Penyesalan dibuat untuk menyentil kita bagaimana belajar dari setiap kekeliruan dan tidak lagi mengulanginya. Jadi teringat tweet di timeline tadi malam,
Kau tahu kekuatan paling menghancurkan di alam semesta? | nuklir? | penyesalan
Syukur, kami berdua tidak pernah larut dalam penyesalan. Ya, semenjak kejadian dua hari kemarin. Aku senang melihat dia menggebu-nggebu melupakan peristiwa yang baru saja terjadi . Tentu saja peristiwa yang bikin kami bad mood dan berjumpa pada penyesalan. Semalam, sesaat sebelum mataku terpejam aku berdoa dalam pesan singkatku.
Tuhan, lindungi orang-orang yang kukasihi malam ini, besok, lusa dan seterusnya. Beri mereka kesehatan, bahagia, dan mudahkan semua persoalannya, amin. Karena aku sayang mereka, Tuhan.
Bedankt voor alles, voor jouw geduld, gelach, en lesje. Ik hoop dat we nog blijven leren. Je bent de enige die altijd me 'glimlach' maakt :')
Subscribe to:
Posts (Atom)


