Pages

12 November, 2010

my Dutch Course Girls' nite out ;)

Ik, Lita, Dewi, Uzi, Siti, en Ninies (vrindin van Lita)
 Ik had een leuke tijd met mijn Nederlands-cursus meisjes ;)
Gingen we naar Il Mondo om pizza te eten, lekker zeg!
Lang niet gezien met hen, praatte we veel over Nederland en of zo.
Eigenlijk waren er veel dingen dat ik niet weetvan hen, veel verhalen,
ik hoop dat ik hen de volgende keer ontmoet ;))



zeg 'kaas'...!
Ze zijn m'n 'Nederlandse Meisjes' :*

09 November, 2010

having great time among the threatening situation

source: here

     Kami tahu bahwa mereka yang berada di pengungsian karena letusan Gunung Merapi lebih setress daripada kita, tapi bagaimanapun manusia juga bisa bosan dan mati gaya kalau setiap hari muak dengan pemberitaan di televisi yang 'lebay', cenderung bikin panik, dan intensitas penyiarannya terus diulang-ulang. Oleh karena maka itu, saya dan teman-teman terdekat bermaksud menghilangkan penat dengan berkumpul bersama dan ujung-ujungnya nggrantes atau curhat colongan, lagi-lagi problematika klasik -_- masalah sigaraning nyawa atau pasangan hidup *sigh

08 November, 2010

Watcha: I'm the 2nd-hand Hunter

 "baju monyet", 15.000-an (lupa hehe)
 20.000
Rp 12.500
Ini barang 2nd yg pertama saya beli dan yang PALING MURAH!! You know how much i bought this?? it only costed 1000 Rupiah (ALL ITEM). Huahaaa karena nggak tega beli satu akhirnya, beli 2 deh, satu bolero warna putih (yg disebelahnya). Tapi tempatnya memang sungguh nista (lebay), itu bergunung2 baju 2nd harus kita aduk-aduk buat nyari yg bagusan hehehe,...

 yang ini di Garage sale, Rp 10.00 aja
ini beli di awul-awul (sebutan yg biasa dipakai untuk menyebut toko baju 2nd/imporan) Sekaten Alun-alun Utara, Rp 5.000 aja ;)
and many more di posting nyusul lagi yaa..

06 November, 2010

orang yang kami kasihi telah menghadapNya

Well, jogja masih berduka.. dari hujan abu, suara gludak-gluduk yg bikin nggak tenang, sampai ancaman awan panas yang selalu bikin was-was. Well, jujur aselinya saya pengin bantu jadi relawan atau istilahnya terjun langsung ke lapangan. Sejak kuliah diliburkan satu minggu tugas otomatis akan mundur dikumpulkannya, jadi saya cukup punya banyak waktu luang dan enggan berdiam diri menikmati keluangan waktu saya selama saudara-saudara kita sedang susah begini. Saya berdoa dan terus berharap agar semua bencana ini cepat usai, teman sudah banyak yang mengungsi dan ini bukan hal yang mudah karena hidup jauh dari rumah itu emang nggak enak. Nggak hanya itu, saya turut kehilangan dua orang yang begitu saya hormati dan kasihi. Tanpa ada yang tahu kecuali Maha Pencipta, kalau beliau-beliau akan "diambil" secepat itu dan mirisnya melalui bencana seperti ini. Dan sungguh saya tau saya masih ada kesalahan dengan mereka, dan belum sempat minta maaf, namun saya hanya berdoa agar beliau mau memaafkan kesalahan saya dan tenang disisi-Nya, amien. Mbah dan Mak Pujo adalah dua sosok penghuni lereng Merapi yang masih setia menjunjung tinggi budaya, ramah dan sungguh 'ngemong' kami setiap kami berkunjung ke rumah beliau atau sekedar berkegiatan disana. Mak Pujo dan Mbah Pujo menjadi korban keganasan awan panas yang meluncur ke dusun mereka pada tanggal 26 Oktober lalu. Namun kehendakNya berbicara, Mak Pujo harus pergi lebih dulu meninggalkan mbah Pujo dan orang-orang yang mengasihinya. Kesedihan kami tak hanya berhenti disitu, lagi-lagi kuasa Tuhan berkata lain, Minggu 7 November lalu Mbah Pujo telah pergi menyusul Mak Pujo setelah beberapa hari bertahan di ruang isolasi. Semoga mereka selalu diberikan tempat terbaik disisi-Nya, amien. 
 rumah Mbah Pujo
source: here
 Mak Pujo
source: here
makam mak pujo :(
source: here

mbah pujo kakung (tengah)
source: here

*Selamat jalan mbah... doaku menyertaimu, and this is my #NovemberWish: Hope it ends soon and we can get the wisdom from these disasters